Bumi & Bencana7 November 20265 menit baca

Seberapa dahsyat letusan Toba dan Krakatau?

Dua letusan dari Indonesia tercatat di buku sains dunia. Satu meninggalkan danau sepanjang 100 km dengan pulau di tengahnya, satu lagi menghasilkan suara paling keras yang pernah tercatat.

Toba: dongeng anak ikan atau letusan raksasa?

Di cerita rakyat Batak, Danau Toba lahir karena janji yang dilanggar dan ucapan dasar anak ikan. Di sains, Danau Toba adalah kaldera, bekas lubang letusan gunung api raksasa sekitar 74.000 tahun lalu.

Para ahli memperkirakan letusannya memuntahkan sekitar 2.500 sampai 2.800 km³ material. Kalau semuanya ditumpahkan ke Jakarta, tumpukannya setinggi sekitar 4,2 km, lebih tinggi dari Gunung Rinjani. Setelah dapur magmanya kosong, gunungnya ambruk, lalu lubangnya terisi air.

74.000tahun lalu Toba meletus
±2.800 km³material yang dimuntahkan
±70xletusan Tambora 1815
4,2 kmtinggi tumpukannya di atas Jakarta

Benarkah hampir memusnahkan manusia?

Abu Toba ditemukan sampai Malaysia dan India, sekitar 3.000 km jauhnya, dan serpihan kacanya sampai Etiopia dan Afrika Selatan. Dulu ada teori bahwa letusan ini hampir memusnahkan manusia.

Penelitian yang lebih baru tidak mendukung teori itu. Di Afrika Selatan (2018) dan Etiopia (2024), para peneliti menemukan manusia tetap hidup dan beraktivitas setelah letusan. Letusannya dahsyat, tapi umat manusia ternyata bertahan.

Danau di atas pulau, di tengah danau, di atas pulau

Kedengarannya seperti teka teki, tapi susunannya nyata. Lapis pertama Pulau Sumatra, pulau terbesar keenam di dunia. Lapis kedua Danau Toba, sekitar 1.130 km². Lapis ketiga Pulau Samosir di tengahnya, hampir seluas Singapura. Lapis keempat Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang di atas Samosir.

Rekor dunianya ada di Kanada. Di Pulau Victoria ada danau, di danau itu ada pulau, di pulau itu ada danau lagi, dan di tengahnya ada pulau mungil sekitar 1,6 hektar. Lima lapis, satu lebih banyak dari Toba.

Krakatau 1883: suara paling keras dalam sejarah

Pada 27 Agustus 1883, letusan Krakatau di Selat Sunda menghasilkan suara paling keras yang pernah tercatat. Suaranya terdengar sampai Perth di Australia, 3.072 km jauhnya, dan Pulau Rodrigues dekat Madagaskar, 4.780 km jauhnya, sekitar 4 jam setelah ledakan.

Gelombang tekanannya mengelilingi Bumi lebih dari tiga kali dan terekam barometer di seluruh dunia selama berhari hari. Letusan ini juga menewaskan lebih dari 36.000 orang, sebagian besar karena tsunami.

4.780 kmjarak terjauh suaranya terdengar
±4 jamwaktu tempuh suara sejauh itu
>3 kaligelombang tekanan mengelilingi Bumi
>36.000korban jiwa

Sumber dan cara hitung

  1. Toba: Kappelman dkk. 2024, Nature (Etiopia); Smith dkk. 2018, Nature (Afrika Selatan); de Silva dkk. 2015, Frontiers in Earth Science (pengangkatan Samosir); Gatti dkk. 2014 (abu Toba di India).
  2. Perbandingan: volume Tambora 1815 sekitar 41 km³, luas Jakarta 661,5 km² (BPS). Hitungan tinggi tumpukan dibuat sendiri.
  3. Danau dan pulau: Guinness World Records dan NASA Earth Observatory (rekor Kanada); bentuk danau dan pulau dari OpenStreetMap.
  4. Krakatau: Royal Society, The Eruption of Krakatoa and Subsequent Phenomena (Symons, 1888); Nautilus (2016).
  5. Jarak dihitung sendiri sebagai garis lurus di permukaan Bumi dari Krakatau atau dari Monas.

Volume letusan Toba adalah perkiraan para ahli. Luas Samosir berbeda antarsumber, sekitar 630 sampai 647 km², sedangkan Singapura sekitar 730 km². Jarak 4.780 km adalah jangkauan terjauh yang tercatat, bukan berarti semua tempat di dalamnya pasti mendengar.

Pertanyaan yang sering muncul

Kapan Danau Toba terbentuk?

Dari letusan gunung api raksasa sekitar 74.000 tahun lalu. Lubang bekas letusannya kemudian terisi air.

Sampai mana suara letusan Krakatau terdengar?

Sampai Pulau Rodrigues dekat Madagaskar, sekitar 4.780 km dari Krakatau, kira kira 4 jam setelah ledakan.

Apa nama danau di atas Pulau Samosir?

Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang.

✦ Lanjut bernalar

Tonton videonya

Artikel ini merangkum video video berikut.

Semua nalar soal bumi ›